Latest News

dfgdfsg
dfgdfsg

Tipe Kulit | Jenis Kulit Wajah Dan Cara Perawatannya

Jenis-Jenis/Tipe Kulit dan cara perawatanya - Bagaimanakah cara melakukan perawatan terhadap kulit agar efektif dan tidak menakibatkan hal-hal yang tidak kita inginkan? Nah sebelum melakuakan perawawatan terhadap kulit sangat penting untuk ketahui terlebih dahulu adalah apa jenis kulit kita dan bagaimana cara melakukan perawatannya.

Ternyata kulit memiliki ciri dan karakternya masing-masing, banyak dari kita berupaya untuk tampil cantik dengan berbagai produk kecantikan tanpa memperhatikan apakah produk kecantikan tersebut sesuai dengan jenis kulit kita,sehingga bermunculkan bebagai masalah kulit misalnya jerawat, flek hitam, komedo, kulit menjadi kering dan bahkan banyak yang mengaku kulitnya menjadi rusak. 

Tipe Kulit | Jenis Kulit Wajah dan Cara Perawatannya

jenis kulit dan perawatannya
jenis kulit | tipe kulit dan perawatannya

1. Jenis/tipe kulit wajah normal

Jenis kulit normal adalah tipe kulit yang tidak terlalu kering dan tidak terlalu berminyak, kulit normal cenderung lebih mudah dirawat, kelenjar minyak pada kulit normal (sebaceous gland) pada kulit normal tidak bandel karena minyak yang dikeluarkan seimbang,namun demikian kulit normal tetap membutuhkan perawatan secara khusus, agar senantiasa bersih sehat, kencang, lembut dan segar. Ciri-ciri kulit normal adalah sebagai berikut :
  • Tidak terlalu sensitif
  • Pori-pori nyaris tak terlihat
  • Warna kulit yang bercahaya
  • Sangat sedikit flek atau kecacatan lain pada kulit
  • Lembut
  • Lembab berembun
  • Halus dan mulus
  • Elastis
  • Tidak terlalu berminyak juga tidak terlalu kering
Meskipun kulit normal sepintas tidak bermasalah namun kulit tipe normal ini juga membutuhkan perawatan agar kulit tetap dalam kondisi sehat atau tidak bermasalah.

2. Tipe/Jenis kulit wajh berminyak 

Jenis kulit beriminyak banyak dialami oleh wanita di daerah tropis, karena pengaruh hormonal, kuit berminyak sering dijumpai pada usia 20 tahunan. Disebut jenis kulit bermiyak karena jenis kulit ini cenderung lebih banyak mengeluarkan minyak (sebum) khususnya pada wajah. Penyebab kulit berminyak adalah karena kelenjar minyak sangat produktif sehingga tak mampu mengontrol jumlah minyak yang harus dikeluarkan jenis kuilt berminyak bisa disebabkan karena faktor genetik (keturunan) dan bisa juga karena faktor fubertas, kulit berminyak juga bisa disebabkan karena stress terlalu terpapar panas matahari ataupun karena terlalu lembab. Ciri-ciri jenis/tipe kulit berminyak ini antara lain :
  • Pori-pori tampak besar
  • Kulit yang kusam dan mengkilat
  • Serta sering berkomedo dan berjerawat
  • Tekstur kulit lebih tebal
  • Riasan wajah sering kali tidak melekat
  • Tidak mudah timbul kerutan wajah
Cara merawat jenis kulit berminyak ini bukan berarti kulit harus terbebas sama sekali dari minyak, karena ternyata minyak pada kulit wajah tetap bermanfaat sebagai alat pelindung alami dari sengatan sinar matahari, bahan-bahan kimia dari produk kosmetik maupun dari polusi udara.

3. Tipe/Jenis kulit wajah kering

Tipe/Jenis kulit kering adalah tipe kulit yang kurang memilikik kelembaban alami kulit,  sangat sedikit minyak yang dapat melindungi dan mempertahankan kelembaban kulit permukaan, pada umumnya kulit kering menimbulkan efek yang yang tidak segar pada kulitnya, kulit kering cenderung telihat keriput, kulit kering urang memiliki kadar sebum (minyak ) yang rendah dan cenerung sensitif. Ciri-ciri kulit kering antara lain :
  • Terasa kaku setelah mencuci wajah dan mereda setelah setelah dilapisi cream.
  • Kondisi kulit akan lebih buruk jika terkena angin, perubahan cuaca dari dingin kepanas,
  • Mudah muncul  garis atau kerutan sekitr pipi mata, dan sekitar bibir.
  • Pori-poripada umumnya tidak kelihatan
  • Permukaan kulit yang kusam dan kasar
  • Bercak merah
  • Kurang elastis
  • Kulit halus namun mudah menjadi kasar
  • Merekah namun terlihat kusam karena gangguan proses keratinisasi kuit ari 
  • Tidak terlihat minyak pada daerah T yang di sebabkan oleh kurngnya sekresi kelenjar keringat dan kelenjar palit atau kelenjar minyak. 
Bila terpapar oleh faktor-faktor yang mengeringkan kulit, tipe kulit kering akan mudah retak, mengelupas, terasa gatal, iritasi dan bahkan peradangan, kulit kering akan akan sangat mudah tampak kasar pada dan bersisik khususnya pada area punggung, tangan, lengan, dan juga kaki. Beberapa faktor yang menyebabkan kulit kering di antaranya :
  • Faktor genetik: merupakan kondisi bawaan sejak lahir. 
  • Kondisi struktur kulit : kondisi kelenjar minyak yang tidak mampu memberikan cukup lubrikasi (cairan pelumas) untuk kulit sehingga menyebabkan dehidarsi pada kulit. 
  • Faktor pola makan : pola makan yang buruk misalnya kekurangan vitamin A dan vitamin B merupakan salah satu penyebab kulit kering. 
  • Faktor lingkungan : Sering terpapar matahari, angin, udara dingin, radikal bebas, atau paparan sabun yang berlebihan saat mandi atau mencuci wajah menjadikan faktor penyebab terhadap pembentukan kulit kering.
4. Tipe/Jenis Kulit wajah Sensitif

Jenis kulit sensistif didasarkan atas penambahan warna, dan reaksi cepat terhadap rangsangan, kulit sensitif biasanya lebih tipis dibandingkan jenis kulit yang lain sehingga sangat peka terhadap hal-hal yang menimbulkan alergi, pembuluh darah kapiler dan ujung syaraf pada kulit sensitif terleletak sangat dekat dengan permukaan kulit jika terkena allergen (mudah alergi) reaksinya akan sangat cepat biasanya tampak bercak merah, gatal, iritasi, sehingga luka yang tidak segera dirawat akan berdampak serius. ciri-ciri jenis kulit sensitif antara lain:
  • Mudah bereaksi dengan kondisi lingkungan, sinar matahari langsung, cuaca dingin, polusi udara, alat kosmetik maupun sabun mandi. 
  • Mudah iritasi, peka terhadap rasa menyengat, mudah gatal, rasa seperti terbakar, dan kulit kencang. 
  • Pada siang hari kulit tampak kering dan bersisik. 
  • Noda kulit seperti bekas jerawat, flek hitam, bekas luka sulit untuk dihilangkan. 
  • Kulit sangat halus dan tipis, sehingga tampak garis halus pembuluh darah terlihat dengan jelas. 
  • Kulit sensitif sangat peka terhadap rangsangan misalnya beberapa saat kulit akan memerah setelah mendapat gesekan atau tekanan handuk atau yang benda-benda yang lain. 
  • Sering terkena alergi, flek, dan  mudah berjerawat.

5. Tipe/jenis kulit wajah kombinasi

Faktor genetis menyebabkan Kulit kombinas banyak ditemukan di asia. Banyak orang timur memiliki kulit jenis ini terutama pada daerah tropis yaitu jenis kulit kering dan berminyak atau normal dan berminyak terkadang dijumpai sensitif dan berminyak. kulit kombinasi terjadi karena kadar minyakdi wajah tidak merata. Pada bagian tertentu kelenjar keringat sangat aktif dan daerah lain tidak, oleh karena itu jenis kulit ini membutuhkan perhatian dan penanganan khusus, pada area kulit berminyak dirawat sesuai dengan kondisinya, begitu pula pada area wajah yang kering atau normal dirawat sesuai dengan jenis kulit tersebut. Ciri-ciri jenis kulit kombinasi sebgai berikut :
  • Pada daerah T pada umumnya cenderung berminyak, seperti pada daerah dahi, hidung, dan dagu    Sedangkan pada daerah U cenderung normal atau kering yaitu pada bagian pipi. 
  • Tips Merawat Kulit Berdasarkan Jenisnya 
Setelah kita memahami dengan seksama jenis kulit  yang dimiliki maka tentu akan memudahkan bagaimana cara perawatan kulit sesuai dengan jenis kulitnya sehingga akan lebih tepat dan diharapkan tidak ada resiko kesalahan penanganan, berikut ini tips-tips perawatan kulit pada masing-masing jenis kulit antara lain :

1. Tips Cara Merawat Kulit untuk Semua Jenis

Di Bawah ini adalah Tips cara merawat kulit secara umum yaitu :
  • Gunakan tabir surya yang dapat melindungai kulit dari UVA (Gelombang ultraviolet panjang) dan UVB (Gelombang ultraviolet pendek) 
  • Hindari sengatan matahari berlebihan dengan menggunakan payung, topi, atau kacamata. 
  • Upayakan untuk tidak merokok. 
  • Jaga hidrasi tubuh yaitu dengan banyak minum air putih. 
  • Bersihkan kulit secara menyeluruh. 
  • Hindar penggunaan make up sebelum tidur. 
  • Jaga kelembaban kulit. 
2. Tips/Cara perawatan kulit jenis normal

Cara perawatan jenis kulit normal antara lain :
  • Membersihkan kulit (mandi) dua kali sehari dengan sabun yang ringan misalnya sabun gliserin atau sabun mandi bayi. 
  • Membersihkan Kulit dari bekas kosmetik atau produk lain pada saat mandi atau cuci wajah 
  • Toning dengan air tawar 
  • Menggunakan pelembab cream (berbasis minyak) 
  • Menggunakan pelembab disiang hari dan disarankan juga pada malam hari 
  • Menggunakan masker wajah yang lembut dan alami, anda bisa membuatnya sendiri. 
  • Gunakan minyak atsiri untuk dioleskan pada wajah sebagai masker kemudian cuci dengan air bersih
3. Tips cara merawat dan mengontrol kulit berminyak

Cara merawat/mengontrol kulit berminyak antara lain :
  • Mencuci wajah dengan sabun tidak lebih 2 kali sehari dan setelah melakukan aktifitas berat atau setelah berkeringat. 
  • Banyak minum air putih. 
  • Kompres wajah memakai handuk bersih dengan air hangat yang telah dicampurkan dengan sedikit garam. 
  • Masker dengan bahan putih telur yang dikocok sampai berbusa, kemudian oleskan pada wajah biarkan mengering kurang lebih 20 menit lalu bilas dengan air hangat. 
  • Gunakan jenis pembersih wajah yang ringan dan di desain khusus untuk kulit berminyak dan jangan digosok 
  • Bila berjerawat jangan memencet jerawat, karena akan menyebabkan preses penyembuhan yang lama 
  • Gunakan tomat/timun/kentang caranya iris salah satu bahan tadi menjadi beberapa bagian kemudian usapkan pada wajah secara merata lakukan sebelum tidur kemudian keesokan harinya cuci wajah dengan air dingin agar pori-pori tertutup kembali. 
  • oleskan wajah dengan air rebusan seledri caranya cuci bersih seledri, potong kecil-kecil, rebus seledri dengan 2 gelas air bersih selama 20 menit sampai mendidih, tunggu dingin lalu oleskan pada wajah, tunggu hingga benar-benar meresap lanjutkan bilas dengan pembersih wajah.
4. Tips cara merawat dan mengatasi kulit kering

Jika anda termasuk pemilik kulit kering berikut langkah-langkah yang bisa anda tempuh untuk sebagai  perawatan/mengatasi kulit kering antara lain :
  • Menggunakan lotion atau pelembab 
  • Banyak minum air putih yaitu 8 gelas sehari, untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh, karena jika cairan  tubuh telah tercukupi maka  kulitpun akan mendapatkan kelembabannya 
  • Asupan vitamin pada kulit terutama vitamin A,C,E 
  • Sebaiknya jangan mandi terlalu lama, karena akan menyebabkan terkikisnya kadar minyak pada kulit. maksimal mandi 2 kali sehari. 
  • Gunakan jenis sabun yang ringan, dan jangan menggunakan sabun yang mengandung deodorant (farfum sabun) atau deterjen. 
  • Oleskan pelembab pada kulit setelah mandi 
  • Gunakan pelembab udara dan suhu ruangan anda tetap dingin (tidak panas) 
  • Gunakan sarung tangan ketikan menggunakan bahan-bahan pembersih, larutan pembersih, atau ketika menggunakan sabun yang mengandung deterjen.

5. Tips cara perawatan  kulit sensitif

Kulit sensitif adalah kulit yang sangat membutuhkan penanganan serius dan khusus karena kulit sensitif sangat rentan berbagai masalah yang datang, baik alergi, luka, gatal-gatal dan seterusnya sebagaimana telah disebutkan di awal pembahasan di atas. untuk perawatan jenis kulit sensitif berikut tips-tipsnya :
  • Sebaiknya mencukupi kebutuhan cairan tubuh dengan banyak minum air 8 sampai 9 gelas sehari untuk menghindari dehidrasi pada kulit, selain itu air juga akan membuang zat racun pada tubuh dan kulit anda 
  • Bila mencuci wajah dengan sabun gunakanlah sabun yang mengandung anti seftik 
  • Balurkan minyak kelapa atau minyak zaitun pada kulit selayaknya menggunkan lotion, minyak kelapa ataupun minyak zaitun sangat cocok untuk kulit sensitif karena sifatnya yang mampu meresap kedalam kulit akan memberikan kelembaban kulit dan menyehatkan kulit. lakukan setiap hari pada malam hari. 
  • Pemilik kulit sensitif sebaiknya mengkonsumsi jenis makanan atau minuman yang mengandung vitamn C, atau vitamin C dalam bentuk tablet. 
  • Balurkan madu pada kulit wajah atau keseluruh tubuh, karena madu mempunyai sifat penyembuh, anti seftik dan anti inflamasi. baik juga bila madu dicampur dengan air mawar untuk digunakan sebagai masker.

6. Tips Cara perawatan jenis kulit kombinasi

Cara merawat jenis kulit kombinasi memang agak rumit karena jenis kulit yang dimiliki bercampur biasanya cenderung berminyak dan kering, selain memberikan perawatan pada kulit bagian berminyak anda juga harus memberikan perhatian pada bagian kulit kering. berikut tips-tipsnya :

  • Jika ingin membersihkan wajah dengan cleanser (pembersih) maka harus pilih untuk dua jenis pembersih. namun sebaiknya anda membuatnya sendiri dirumah, caranya larutkan sabun yang berkualitas pada 4 cangkir air mendidih kemudian dibagi menjadi 2 bagian dan setiap bagian campurkan dengan 1 sendok cuka apel dan 10 tetes minyak esensial misalnya lemon atau levender 
  • Masker baik untuk kulit kombinasi karena dapat mengangkat kotoran dari kulit, akan tetapi jangan menggunkakan masker yang berlumpur dengan campuran air, sebaiknya buatlah masker berbahan alami, andapun bisa membuatnya sendiri dirumah caranya : Blander timun kemudian campurkan dengan gel lidah buaya kemudian balurkan pada wajah sampai pada leher diamkan selama 30 menit lalu bilas dengan air dingin yang bersih. 
  • Gunakanlah toner namun toner yang pas untuk kulit kombinasi bisa dengan air mawar. atau anda bisa membuat ramuan sendiri di rumah caranya : jus timun yang masih segar untuk dioeleskan pada bagian kulit kering dan untuk bagian kulit berminyak campurkan jus timun dengan sedikit cuka ini akan menyeimbangkan PH kulit anda.
 Artikel terkait : Cara menghilangkan komedo

Itulah jenis-jenis atau tipe kulit sekaligus cara perawatannya yang penting untuk diperhatikan. informasi ini sangat penting untuk difahami dan mengenali jenis kulit anda sendiri, sehingga dengan demikian setiap perawatannya dapat dilakukan secara tepat dan memperkecil tingkat resiko, terlebih lagi ketika anda sedang berjerawat. 


Banyak yang mengaku ketika sedang berjerawat mereka merasa kesulitan untuk menghilangkan jerawat. Maka ada kemunkinan adanya kesalahan atau pemilihan obat jerawat yang di gunakan, dan hal ini juga menjadi salah satu penyebab kenapa jerawat semakin membandel dan meradang. Oleh karena itu obat jerawat yang anda gunakan sebaiknya disesuaikan dengan jenis kulit anda. Dan untuk memperkecil tingkat resiko anda bisa menggunakan obat jerawat alami yaitu yang diambil dari bahan-bahan alami misalnya dengan daun sirsak, daun sirih, daun jambu biji dan masih banyak lagi bahan-bahan alami lainnya yang bisa anda gunakan sebagai obat jerawat alami.
Baca juga ;
Sampai disini dulu artikel ini, mudah-mudahan bermanfaat dan menjadi pedoman dalam memberikan perawatan terhadap kulit anda. dan baca juga artikel menarik lainnya di www.daftarresepobat.com