Latest News

dfgdfsg
dfgdfsg

Cara mengobati diabetes secara alami | Obat diabetes tradisional

obat diabetes tradisional | cara mengobati diabetes (kencing manis) secara alami
gejala/penyebab dan cara mengobati diabetes melitus
Cara mengobati diabetes secara alami | Obat diabetes tradisional -kita kali ini adalah berkaitan seputar diabetes yaitu bagaimana cara mengobati diabetes secara alami atau fokus pembahasan kita yaitu adakah obat diabetes tradisional yang ampuh mengobati diabetes secara alami? Diabetes atau lebih dikenal dengan kencing manis atau penyakit gula.  Informasi ini sangat penting untuk diketahui mengingat penyakit ini kian mewabah dan seringkalinya seseorang tidak menyadari bahwa ia telah menderita diabetes meskipun ia telah mengidap bertahun-tahun lamanya, padahal penyakit ini cukup berbahaya dan membutuhkan penanganan secara khusus dan berkesinambungan. jika tidak, penyakit ini akan meyebabkan komplikasi pada penyakit-penyakit lain oleh karena itu kami akan membahasnya secara terperinci dan lengkap berdasarkan pokok-pokok permasalahan di bawah ini :
  1. Pengertian/definisi diabetes melitus/kencing manis
  2. Tipe atau jenis diabetes melitus /kencing manis
  3. Gejala atau ciri-ciri menderita diabetes melitus
  4. Penyebab diabetes melitus dan 
  5. Obat diabetes dan Bagaimana cara mengobati diabetes melitus
Sebelum saya berbicara tentang obat diabetes mengobati diabetes secara alami, penting untuk kita ketahui terlebih dahulu yaitu 5 pokok pembahasan tersebut diatas agar pemahaman kita lengkap tentang penyakit diabetes ini, sehingga pengetahuan ini adalah modal anda untuk banyak berbuat agar anda dapat melakukan pencegahan, pengendalian, dan pengobatan terhadap diabetes secara aman, alami, tepat dan akurat.

Pengertian Definis Diabetes Melitus atau Kencing manis
Semua sel tubuh manusia membutuhkan gula agar dapat bekerja dengan normal. gula dapat masuk kedalam sel-sel tubuh dengan bantuan insulin, jika jumlah insulin dalam tubuh tidak mencukupi kebutuhan ataupun sel-sel tubuh tidak memberika respon terhadap insulin, inilah yang akan menyebabkan terjadinya penumpukan gula dalam darah, maka inilah yang menyebabkan seseorang menderita diabetes melitus atau lebih sering disebut dengan kencing manis.
diabetes melitus atau kencing manis adalah Penyakit kronik disebabkan oleh beberapa hal berikut ini :
  • Organ pankreas tidak mampu memproduksi insulin alam jumlah normal
  • Tubuh tidak mampu memfungsikan insulin yang diproduksi oleh pankreas secara efektif
  • Dan bisa juga karena kedua kendala tersebut diatas.

Jika penderita diabetes yang tidak terkontrol maka ini akan menyebabkan meningkatnya kadar gula darah yang disebut hiperglikemia. jika ini terjadi dalam waktu lama, hal ini  akan memicu kerusakan serius dalam sistem tubuh penderita terutama pada syaraf dan pembuluh darah.
Jenis-jenis/Tipe Diabetes Melitus (kencing manis)
Jenis atau tipe diabetes secara umum terbagi menjadi tiga (3) namun pada dasarnya terbagi atas 2 tipe yaitu Tipe diabetes 1 dan tipe diabetes 2 berikut ini penjelasannya :

Jenis/tipe diabetes satu (1) Insulin Dependent Diabetes Melitus (IDDM)
Tipe diabetes 1 adalah diabetes yang disebabkan karena pankreas tidak mampu memperoduksi insulin sama sekali sehingga penderita diabetes tipe satu ini sangat bergantung untuk mendapat asupan insulin dari luar dengan cara disuntik, diabetes tipe satu ini juga disebut dengan istilah Insulin Dependent Diabetes Melitus (IDDM), namun penderita jenis diabetes tipe satu ini sangat jarang yaitu hanya sekitar 10% dari jumlah penderita diabetes seluruh dunia dan hanya 1% di Indonesia. faktor penyebabnya karena penderita terinfeksi virus atau karena reaksi autoimun (rusaknya sistem kekebalan tubuh) yang merusak sel-sel penghasil insulin.
Diabetes tipe satu ini mayoritas diderita oleh anak-anak dan remaja.

Jenis/tipe Diabetes dua (2) Non Insulin Dependent Diabetes Melitus (NIDDM)

Jenis atau tipe diabetes 2 adalah tipe diabetes yang paling sering kita jumpai biasanya penderita diabetes ini baru mengalami seiring dengan samakin bertambah usia.ditandai dengan resistensi insulin dalam tubuh yaitu karena tubuh tidak efektif memfungsikan insulin, begitu pula lemak tubuh,  hati, dan sel otot tidak dapat mengambil dan menyimpan gluosa yang digunakan untuk sumber energi, sehingga dengan demikian glukosa masih tersimpan dan beredar bersama darah. akumulasi glukosa dalam darah abnormal dapat menyebabkan hiperglikimea dan gangguan fungsi tubuh. Diabetes jenis atau tipedua ini mayoritas dialami oleh orang yang memiliki kelebihan berat badan karena lemak yang mengganggu kemampuan tubuh untuk menggunakan insulin namun bisa juga dialami oleh orang kurus dan orang tua. riwayat keluarga dan faktor genetika juga sangat besar pengeruhnya terhadap jenis diabetes tipe 2 ini.

Diabetes jenis/tipe 3  (Diabetes Gestianol)

Yaitu jenis atau tipe diabetes yang sering diawali karena kehamilan sebagai akibat dari peningkatan kadar gula darah selama masa kehamilan. diabetes jenis 3 (gestianol) ini berpengaruh terhadap ibu hamil sekitar 3-8 %. jika diabetes gestianol ini tidak ditangani atau tidak diobati maka dapat menyebabkan masalah seperti bayi yang terlalu besar atau  melebihi normal dan berpengaruh terhadap pernafasan bayi. diabetes gestianol dapat sembuh ketika setelah melahirkan, namun data statistik menunjukkan bahwa wanita yang menderita diabetes gestianol memiliki resiko lebih tinggi terhadap diabetes tipe 2 dalam kurun waktu 5 -10 tahun berikutnya.

Pradiabetes

Pradiabates yaitu kondisi yang sangat beresiko mendertita diabetes yang ditandai dengan kadar gula darah yang tinggi bila dianggap normal namun masih belum cukup tinggi untuk dapat diklaim menderita diabetes. pradiabetes bukan hanya beresiko terhadap diabetes namun juga beresiko terhadap penyakit jantung.


Gejala Diabetes Melitus (Kencing Manis) dan Faktor Penyebab Diabetes Melitus

Gejala diabetes melitus (kencing manis)

Sangat Penting untuk mengetahui apa saja gejala kencing manis  atau diabetes melitus karena sering kalinya penderita tidak menyadarinya hingga bertahun-tahun dan mengingat penyakit ini begitu mawabah dan dampak yang diakibatkan juga akan sangat fatal bagi organ tubuh yang lain, karena ternyata diabetes dapat menyebabkan komplikasi apabila tidak segera ditangani secara cepat dan tepat berikut ini kami jelaskan beberapa gejala atau ciri-ciri diabetes melitus yaitu antara lain :
  • Poliuria (sering berkemih atau buang air kecil)
  • Polidipsia (sering merasa haus akhirnya akan banyak minum)
  • Polifagia (banyak makan karena sering merasa lapar)
  • Penurunan berat badan
Barangkali dengan gejala deiabetes yang telah tersebut diatas masih dianggap wajar dan dan belum memiliki kecurigaan jika seseorang menderita diabetes namun setelah itu akan muncul gejala-gejala diabetes yang lain misalnya :
  • Badan terasa lemah, lemas, mudah lelah, dan selalu mengantuk.
  • Pengihatan kabur dan seolah-olah banyak kotoran mata
  • Jika terluka maka luka sulit untuk kering dan sembuh
  • Menglami disfungsi kel*m!n atau imp0t3n pada pria
  • Dan terasa gatal pada kewanitaan
  • Sering kesemutan atau mati rasa pada tangan, kaki.
  • Kulit sering gatal dan iritasi
  • Kelelahan dan sering emosional
  • Megalami gangguan pada gusi
  • Infeksi jamur yang mengganggun sistem imun.
Diagnosis terhadap diabetes tidak hanya didasarkan pada atas ditemukannya glukosa pada urin saja melainkan harus dengan diagnosa yang matang dengan melakukan pemeriksaan kadar gula darah dari pembuluh darah vena. Sedangkan untuk melihat dan kontrol hasil terapi dilakukan dengan pemeriksaan kadara glukosa darah kapiler dengan menggunakan glukometer. dan seseorang dapat dipastikan telah menderita diabetes melitus atau kencing manis jika terpenuhi syarat-syarat berikut ini :
  • Mengalami gejala klasik diabetes melitus dan kadar glukosa plasma sewaktu kurang lebih 200 mg/dL  yaitu  glukosa sewaktu merupakan hasil pemeriksaan sesaat pada suatu hari tanpa memperhatikan waktu makan terakhir pasien.
  • Mengalami gejala klasik diabetes melitus dan kadar glukosa plasma puasa kurang lebih 126 mg/dL yaitu pemeriksaan yang dilakukan seteah pasien tidak mendapatkan kalori tambahan minimal selama 8jam.
  • Kadar gula plasma 2 jam setelah tes toleransi glukosa oral (TTGO) kurang lebih 200 mg/dL yaitu pemeriksaan yang dilakukan dengan memberikan larutan tersebut namun pemeriksaan dengan metode ini sudah jarang dilakukan.
  • Pemeriksaan HbA1C kurang lebih 6.5 %.
Jika kadar glukosa seseorang lebih tinggi dari kadar normal namun tidak termasuk dalam ktiteria diabetes melitus maka dia termasuk pada kategori pradiabetes yang termasuk didalamnya antara lain :
  • Glukosa darah puasa yang ditegakkan bila hasil pemeriksaan glukosa plasma puasa didapatkan antara 100-125 mg/dL dan kadar glukosa plasma 2jam setelah meminum larutan glukosa TTGO < 140 mg/dL
  • Toleransi glukosa terganggu yang ditegakkan bila kadar glukosa plasma 2 jam setelah minum larutan glukosa TTGO  antara 140-199 mg/dL.

Faktor Penyebab  Diabetes Melitus (Kencing Manis)

Diabtes adalah penyakit yang disebabkan karena terganggunya sistem metabolisme tubuh. pada kondisi ini tubuh tidak dapat memfungsikan energi hasil dari pencernaan makanan baik karbohidrat, gula atau glukosa dan pati. proses ini membutuhkan insulin karena insulin yang dihasilkan oleh pankreas berfungsi untuk merubah gula enjadi menergi, namun karena produsksi pankreas tidak mencukupi dari kadar normal maka glukosa tidak dapat dirubah menjadi energi dan akhirna gula masih tersisa dalam darah. secaralebih terinci faktor penyebab diabetes berdasarkan jenis-jenisnya adalah :

Penyebab diabetes jenis/tipe 1 atau Insulin Dependent Diabetes Melitus (IDDM)
Penyebab diabetes melitus jenis atau tipe satu ini antara lain :

  • Faktor genetik (keturunan) :Anak-anak yang dilahirkan dari keluarga atau oarng tua yang miliki riwayat menderita diabetes melitus  lebih beresiko menderita diabetes melitus ini karena gen yang diturunkan oleh orang tua berpengaruh besar sebagai penyebab kerusakan fungsi sel-sel pankreas sehingga tidak mampu memperoduksi insulin sama sekali atau tidak cukup. maka dengan demikian anak-anak yang memiliki gangguan seperti ini membutuhkan asupan insulin dari luar dengan cara disuntikkan.
  • Faktor gangguan sistem kekebalan tubuh (Autoimun) : orang yang dilahirkan dalam keadaan menderita diabetes tipe 1 akan lebih rentan mengalami gangguan sistem kekebalan. diabetes menyebabkan sel dalam tubuh berusaha menghancurkan semua sel darah putih dalam tubuh ondisi inimenyebabkan  tubuh tidak memiliki kekablan tubuh sehingga mudah terserang penyakit.
  • Faktor pengaruh kondisi lingkungan :Diabetes tipe 1 yang dialami oleh anak-anak maupun orang dewasa akan semakin diperparah dengan sebab berbagai faktor lingkungan misalnyapola makan yang tidak seimbang, infeksi dari berbagai jenis kuman, bakteri dan parsasit. 
Penyebab diabetes jenis/tipe 2 atau  Non Insulin Dependent Diabetes Melitus (NIDDM)
Diabetes tipe 2 adalah jenis diabetes yang banyak dialami oleh orang dewasa maupun orang tua, diabetes tipe 2 ini dialami karena pankreas tidak memiliki kemampuan untuk memperoduksi insulin sehingga kadar gula darah tinggi. kondisi diabetes tipe 2 bisa dilihat dari beberapa gejala-gejala sebagaimana terlah kami jelaskan diatas. penyebab diabetes tipe 2 ini antara lain :
  • Faktor resistensi insulin :yaitu ketika beberapabagian tubuh seperti otot, dan sel-sel tubuh tidak menggunakan insulin sesuai dengan kubutuhan tubuh.
  • Obesitas : Yaitu pada orang dewasa dan orang tua memiliki kelebihan berat badan sehingga menyebabkan terganggunya metabolisme tubuh, sehingga memicu kerusakan produksi insulin dan pemanfaatan insulin oleh tubuh.
  • Faktor keturunan : keluarga yang memiliki riwayat kencing manis sebaiknya generasinya lebih waspada terhadap serangan kencing manis, karena ternyata diabetes atau kencing manis juga dapat dipenaruhi oleh faktor keturunan. namun biasanya bersilang maksudnya jika ayah menderita kencing manis maka  anak-anak perempuannya lebih beresiko terserang kencing manis begitu pula sebaliknya.
11 Kebiasaan Penyebab Resiko Diabetes Melitus
Ada beberapa kebiasaan dalam diri kita yang perlu kita koreksi lagi, karena ternyata penyakit semakin mudah datang juga karena pola makan dan pola hidup kita sehari-hari, dan maororitas karena ketidak seimbangan pola makan dan pola hidup tidak sehat, tidak tertata, dan tidak memperhatikan apa yang dimakan dan kegiatan hidupnya sehari hari dari segi kesehatan. di bawah ini adalah contoh pola makan dan pola hidup yang tidak sehat terutama sebagai penyebab resiko diabetes melitus antara lain :
  1. Teh manis : mengkonsumsi teh menis memang enak telebih lagi setelah makan, namun kebiasaan ini ternyata tidak baik karena karbohidrat yang kita makan sudah cukup meningkatkan kadar gula  daral darah kemudian ditambah lagi dengan minum teh manis, jika kebiasaan ini terus menerus dilakukan tidak menutup kemungkinan organ tubuh (pankreas) sebagai penghasil insulin akan bekerja berat untuk dapat menyemimbangkan kebutuhan tubuh terhadap gula, maka lama kelamaan pankreas akan mengalami kerusakan dan tidak lagi dapat memenuhi kebutuhan insulin sehingga diabetes melitus semakin beresiko. maka sejak hari ini gantilah minuman teh manis anda dengan air putih. karena air putih sangat baik untuk kesehatan.
  2. Gorengan : gorengan juga salah satu makanan yang menyebabkan resiko penyakit degeneratif, misalnya kardiovaskular, diabetes melitus, dan stroke,  gorengan adalah makanan rendah serat dan tinggi lemak.
  3. Suka ngemil : jangan dikira dengan membatasi makan nasi (karbohidrat) akan menghindarikan diri dari obesitas (kegemukan) padahal dengan anda suka ngemil dengan mayoritas makanan yang mengandung hidrat arang tinggi dan tanpa kandungan serat pangan yang memadai justru memicu kegemukan dan datangnya penyakit lain, terutama makanan yang mengandung gula dan tepung makanan ini cukup berrsiko tinggi terhadap diabetes melitus.
  4. Makan sebelum tidur : biasanya setelah makan menjadikan mata mengantuk nah jika rasa kantuk ini di ikuti dan akirnya tidur setelah makan hal ini adalah kebiasaan yang sangat buruk dan sagant rentan dengan munculnya penyakit, karena makanan yang dikonsumsi seharusnya habis terbakar menjadi energi namun dengan tidur maka makanan akan mengendap dan berakumulasi sehingga orang yang memiliki kebiasaan makan sebelum tidur mayoritas mengalami obesitas dan pemicu terbesar diabetes melitus.
  5. Kualitas tidur rendah : jika kualitas tidur sngat rendah ini menyebabkan terganggunya metabolisme tubuh kurang tidur selama 3 hari akan menyebabkan menurunnya kemampuan tubuh memperoses glukosa maka resiko diabetes melitus semakin tinggi, begitu pula kurang tidur akan merangsang hormon dalam darah memmicu nafsu makan, dengan demikian orang yang susah tidur akan lebih sering makan makanan berkarbohidrat dan dan mengandung glukosa tinggi sehingga ini pula dapat menyebabkan diabetes melitus.
  6. Kurang beraktifitas : aktifitas tubuh dalam melaksanakan kegiatan juga berperan aktif untuk melakukan pembakaran terhadap kalori dan lemak menjadi energi maka tentu saja kurangnya beraktifitas atau berolahraga dapat memicu resiko diabetes lebih tinggi.
  7. Sering stress : mayoritas stress menyebabkan seseorang melampiaskannya pada makan dan jarang olharaga, sehingga dengan banyak makan menyebabkan seseorang lebih berseiko tinggi menderita diabetes. selain itu ternyata stress ibarat banjir yang harus dikendalikan agar banjir tidak semakin besar. maksudnya adalah ketika stress datang tubuh akan meningkatkan hormon epinerpherin dan kortisol supaya gula darag naik dan ada cadangan energi untuk beraktifitas. tubuh kita memang dirancang sedemikian rupa untuk maksud dan tujuan yang baik. namun gula darah terus dipicu karena stress berkepanjangan tanpa jalan keluar.
  8. Rokok : sebuah penelitian di Amerika yang melibatkan 4.572 orang relawan pria dan wanita, dalam penelitian tersebut ditemukan bahwa perokok aktif dapat memicu resiko diabetes naik sebesar 22%.
  9. Pil kontrasepsi : pil kontrasepsi terbuat dari kombinasi hormon estrogen dan pregestin, atau progestin saja. pil kontrasepsi menyebabkan perubahan gula darah. menurut dr.dyah purnama sari, S, Sp. Pd, dari Divisi Metabolik Endokrinologi RSCM menyatakan bahwa ternyata kerja hormon pil kontrasepsi berlawanan dengan kerja insulin, maka ini menyebabkan kerja keras pankreas untuk memaksimalkan hasil insulin, denan demikian pankreas lebih bersiko tinggi mengalami kerusakan dan akhirnya tidak dapat mencukupi kebutuhan tubuh terhadap insulin.
  10. Vitamin D dan kalsium : asupan vitamin D dan kalsium tarlampau tinggi juga menyebabkan resiko diabetes tipe 2, selain karena faktor pola makan dan pola hidup yang tidak seimbang.
  11. Minuman bersoda : sebuah penelitian yang dilakukan oleh The nurses' Health study II terhadap wanita usia 22 tahun, ditemukan bahwa peningkatan konsumsi minuman bersoda membuat berat badan meningkat dan resiko diabetes melambung tinggi. dari penelitian tersebut ditemukan bahwa resiko itu terjadi karena kandungan pemanis dalam minuman bersoda dan sedangkan asupuan kalori cair tidak menyebabkan seseorang menjadi kenyang sehingga akan terdorong untuk minum lebih banyak.

Obat diabetes Tradisional mengobati Diabetes Melitus (Kencing Manis) secara alami

Ada beberapa ramuan tradisional yang secara alami dapat anda gunakan sebagai obat untuk menyembuhkan diabetes melitus dan anda bisa membuatnya sendiri dirumah.
    1. Cara mengobati diabetes dengan kulit Manggis : 
    Manfaat kulit manggis sangat baik untuk menjaga kesehatan dan pengobatan berbagai penyakit Obat diabetes tradisional dari Kulit manggis mengobti diabetes secara alami, karena kulit manggis mengandung senyawa aktif seperti vitamin, ketekin, (anti oksidan) polisakarida, dan stilbenes. kandungan xhanthones pada kulit manggis juga bermanfaat untuk anti oksidan, membantu meningkatkan kekebalan tubuh, membantu sistem pencernaan, membantu meningkatkan sela darah merah, antivirus dan anti neoralgik yang berfungsi untuk mengurangi sakit syaraf misalnya neoropati diabetes. beberapa penelitian menyebutkan bahwa ada korelasi positif antara penyakit diabetes melitus tipe 2 dengan anti oksidan, artinya pasien diabeltes melitus akan membaik jika mengkonsumsi antioksidan dalam jumlah banyak, maka kandungan xhanthones dalam kulit manggis sangat bermanfaat untuk memperbaiki kondisi penderita diabetes khususnya diabetes melitus tipe 2. cara membuatnya cukup rebus kulit manggis dan minum air rebusan kulit manggis. 
    2. Cara mengobati diabetes dengan Daun Sirsak : 
    Manfaat daun sirsak juga bisa anda gunakan untuk Obat diabetes alami. Daun sirsak dipercaya sangat berkhasiat untuk menurunkan kadar gula darah pada batas normal hingga kini ilmuan melakukan penelitianleih lanjut tentang manfaat daun sirsak untuk diabetes, sebuah penelitian pada seekor tikus ditemukan bahwa ekstrak daun sirsak dapat memperbaiki fungsi sel beta pankreas yang bertuga memproduksi insulin.
      3. Daun Salam 
      Obat diabetes alami selanjutnya adalah daun salam. Berdasarkan penelitian bahwa ekstrak atau rebusan daun salam efektif mengobati diabetes melitus ini karena daun salam mengandung senyawa penting seperti minyak atsiri, sebanyak 0.5% yang terdiri atas sitral, tanin, eugenol, flavonoid dan masih banyak lagi. yang mana kandungan flavonoid (terutama yang ada dalam bentuk glikosida) ada juga dalam bentuk gugus-gugus gula yang mampu bertindak sebagai penangkap radikal hidroksil yang kinerjanya sama seperti amygdalin. hal inilah yang menjadikan daun salam bersifat diabetogenik atau menurunkan kadar gula dalam darah dengan baik.
      4. Buah mengkudu 
      Manfaat mengkudu memang baik untuk kesehatan, bahkan untuk kecantikan sekalipun, buah menggkudu juga bisa anda gunakan sebagai obat diabetes tradisional alami yang ampuh mengobati diabetes secara alami, karena Buah mengkudu kaya akan kandungan proxeronine yaitu merupakan bahan baku dalam tubuh yang berfungsi membuka pori-pori sel sehingga nutrisi dapat lebih mudah masuk kedalam sel. begitu pula kandungan proxeronine pada buah mengkudu memiliki keampuan alamiah mengatasi diabetes melitus. cara memperoses buah mengkudu untuk diabetes bisa langsung dikonsumsi atau dijus terlebih dahulu dengan dicampur madu agar bau dan aroma mengkudu tidak terlalu menyegat.
       
      5. Cara mengobati diabetes secara alami dengan Buah pare :  
      Pare bisa anda gunakan sebagai obat diabetes alami, karena pare mengandung saponin, plovanoid, polivenol (anti oksidan kuat) dan glikosida cucurbitacin, nomordicin, dan caratin, hydroxytryptamine, vitamin A, B dan C, dan pada biji buah pare mengandung nomordicin. hampir pada seluruhbagian buah pare baik biji, bungan, daun maupun akar bermanfaat untuk dijadikan obat penyakit. sebuah penelitian pada hewan percobaan dengan buah pare ternyata buah pare efektif menstimulasi sel beta kelenjar pankreas untuk memperoduksi insulin lebih banyak, selain. buah pare bisa anda proses sebagai sayur, atau dijus. biji pare bisa juga anda gunakan untuk obat diabetes. caranya jemur terdahulu biji pare setelah kering disangrai dan ditumbuk kemudian ayak sampai seperti kopi, simpan dalam toples. jika hendak mengkonsumsi seduh bubuk biji buah pare sebagaimana anda membuat kopi namun tanpa gula.

      6. Cara mengobati diabetes dengan Buah mahoni : 
      Sebuah peneltiaan yang dilakukan oleh Laurentia Mihardja pada center for research  and development of disease control  NIHRD, tentang pembuktian efektifitas buah mahoni sebagai obat diabetes melitus pada penelitian tersebut mengungkap bahwa pemberian ekstrak mahoni dosis 45 mg/160 g BB setelah tujuh hari menunjukkan hasil yang signifikan menurunkan gula darah dibanding pelarut, dan tidak berbeda dengan kinerja glikazide 7.2 mg/200 g  BB. namun perlu diperhatikan bahwa penggunaan buah ahoni sebagai obat deiabetes membutuhkan dosis yang tepat agar pengobatan dapat bekerja secara efektif dan terhindar dari efek samping dari buah mahoni.

      7. Cara mengobati kencing manis (diabetes) dengan Daun sirih merah :  
      Fera amelia (salah satu tim peneliti UGM) mengatakan bahwa hingga kini belum ada fitofarmaka di Indonesia yang berkhasiat sebagai obat diabetes. maka salah satu bahan alami yang dapat digunakan sebagai obat diabetes adalah daun sirih merah (Pipier Crocatum) yang telah digunakan secara empiris ditengah masyarakat sebagai obat diabetes. biasanya masyarakat awam memperosesnya sampai menjadi obat siap pakai hanya dengan merebus daun sirih merah sebanyak 3 lembar kemudian diambil sarinya dan diminum. ternyata menurut peneliti tim UGM mengatakan bahwa salah satu senyawa yang tekandung dalam daun sirih merah yang telah diketahui mekanismenya sebagai obat diabetes adalah plavonoid. plavonoid memiliki mekanisme aksi antara lain menghambat aktifitas enzim a-glukosidase, menghambat oksidasi asam lemak, dan menangkap radikal bebas. Oleh karena itu daun sirih merah sangat berpotensi besar untuk dikembangkan menjadi fitofarmaka. apalagi di indonesia belum ada fitofarmaka untuk penyakit diabetes melitus.
      8. Cara mengobati diabetes dengan Sambiloto
      Telah banyak dilakukan penelitian tentang manfaat dan khasiat daun sambiloto untuk kesehatan khususnya  diabetes melitus diantara peneltian tersebut misalnya :
      • Munawara dkk dari fakultas UGM pada tahun 2004 menyatakan bahwa air rebusan daun sambiloto mampu menurunkan kadar gula darah yang dilakukan pada tikus jantan
      • Doedigdo dkk ITB juga pernah melakukan penelitian pada kelinci mereka menyatakan bahwa andrographolide yang terdapat pada ekstrak daun sambiloto terbukti mempunyai efek hipoglikemik (menurunkan kadar gula darah)
      • Minggawati  tahun1990 fakultas farmasi, universitas widya mandala, melalui penelitiannya menyatakan bahwa campuran ekstrak sambiloto dan kumis kucing dengan perbandingan 7:3 yang diberikan secara oral mampu menurunkan kadar gula darah.
      Dari kesekian penelitian tersebut dapat ditarik kesimpulan bawah ternyata kandungan zat aktif pada sambiloto (andrographolide, dan  glukosidan diterpen) efektif menurunkan kadar gula darah sampai pada tingkat normal. dan berita baiknya bahwa mengkonsumsi daun sambiloto ataupun dalam bentuk ekstrak dalam jangka panjang relatif jauh lebih aman dibanding dengan obat kimiawi yang cendrung mengganggu organ tubuh yang lain.


      Sebenarnya masih banyak obat diabetes alami lainnya yang ingin saya share dan saya akan update terus khususnya mengenai obat diates alami, dan saya rasa untuk sementara sampai disini dulu informasi Diabetes melitus baik jenis-jenis atau tipe diabetes gejala/ciri-ciri diabetes penyebab diabetes dan bagaimana cara mengobati penyakit diabetes melitus dengan ramuan tradisional alami, yang relatif lebih aman dan efektif menyembuhkan diabetes. Walau demikian bagi penderita penyakit diabetes perlu dikonsultasikan lebih lanjut kepada dokter yang membidanginya agar diabetes yang anda derita mendapat arahan maupun bimbingan terapi yang tepat, karena penyakit diabetes adalah penyakit yang kapan saja bisa kambuh, menurut seberapa rajin anda melakukan kontrol terhdap kadar gula darah anda. terlebih lagi apabila diabetes telah mengalami komplikasi pada organ tubuh yang lain. baca artikel menarik lainnya di http://www.daftarresepobat.com
      Nah jika artikel ini bermanfaat untuk anda cobalah untuk berbagi informasi kepada orang-orang terdekat anda dengan berbagi link ini.